Learning
Science berkembang setiap tahun. Yang saya sampaikan hari ini sudah lebih baik dari yang saya tahu lima tahun lalu. Berhenti belajar adalah berhenti relevan.
MM. · M.A.R.S. · Director · Founder, Harszone
"Saya adalah dokter yang juga duduk di ruang rapat yang sama dengan kamu. Kombinasi itu bukan kebetulan — dan itulah mengapa Harszone ada."
Satu posisi yang tidak ada sebelumnya
Hampir semua eksekutif Indonesia yang datang ke klinik saya punya hasil lab yang sama: normal. Tidak ada diagnosis yang bisa dibuat. Konsultasi berakhir dengan "jaga pola makan dan kurangi stres."
Tapi saya tidak hanya melihat angka-angka itu sebagai dokter. Saya juga menjalankan tim, manage P&L, dan duduk dalam meeting yang persis seperti meeting kamu. Saya tahu bedanya keputusan yang dibuat jam 9 pagi dengan keputusan yang dibuat jam 4 sore setelah enam meeting berturut-turut. Dan saya tahu bahwa perbedaan itu bukan soal karakter atau disiplin. Tetapi ada yang mengakar lebih dari itu.
Itu adalah fungsi dari cortisol, glucose metabolism, dan prefrontal cortex load yang tidak pernah dijelaskan oleh siapapun kepada eksekutif yang menjalaninya.
Sistem klinis dibangun untuk menjawab satu pertanyaan: apakah kamu sakit? Pertanyaan yang benar untuk seorang eksekutif yang sudah perform adalah pertanyaan yang berbeda sama sekali: apakah biologi kamu bekerja pada kapasitas optimal?
Tidak ada yang menjawab pertanyaan kedua itu. Sampai Harszone.
Perjalanan
Core Values
Ini adalah filter yang dipakai untuk setiap keputusan personalnya — dari protokol klinis sampai konten yang diproduksi.
Science berkembang setiap tahun. Yang saya sampaikan hari ini sudah lebih baik dari yang saya tahu lima tahun lalu. Berhenti belajar adalah berhenti relevan.
Pertumbuhan yang saya ukur adalah dampak: setiap performa lebih optimal, setiap konten yang membuka cara pandang baru tentang biologi mereka sendiri. Itu pertumbuhan yang bisa dipertanggungjawabkan.
Ada gap nyata antara clinical science dan apa yang diakses oleh leader seperti kamu. Harszone hadir untuk menutup gap itu.
Di Luar Pekerjaan
Karena yang menulis protokol biologis untuk kamu sebaiknya adalah seseorang yang juga hidup di dalamnya — dengan segala kompleksitasnya.
Saya bukan outsider yang melihat masalah ini dari jauh.
Saya adalah dokter yang melihat pasiennya hidup sampai 75 tahun — tapi hanya sehat sampai 60. Saya adalah eksekutif yang merasakan sendiri apa artinya tubuh yang tidak pernah benar-benar recover. Gap antara healthspan dan lifespan orang Indonesia bukan statistik untuk saya. Itu adalah sesuatu yang saya lihat di klinik, dan saya rasakan di dalam tubuh saya sendiri.
Titik itu yang membuat Harszone tidak bisa tidak ada.
Meniti menjadi dokter. Sebelum Director. Sebelum founder.
Saya adalah orang yang tidak bisa berhenti bertanya mengapa. Mengapa sistem ini tidak bekerja untuk pasien saya. Mengapa protokol yang ada tidak dirancang untuk kehidupan seperti kehidupan saya. Mengapa jawabannya selalu generik padahal pertanyaannya sangat spesifik.
Learning, Grow, Contribute bukan nilai yang saya pilih untuk brand. Itu adalah cara saya sudah beroperasi sebelum Harszone punya nama.
Akhir 2024, Melyssa lahir.
Dan untuk pertama kalinya, saya melihat konsekuensi dari inflamaging bukan sebagai data klinis — tapi sebagai sesuatu yang personal. Setiap keputusan biologis yang saya buat hari ini akan menentukan versi ayah seperti apa yang akan Melyssa kenal di 10, 20, 30 tahun ke depan.
Saya tidak mau hadir secara fisik tapi absen secara kapasitas. Dan saya tidak mau menjadi beban di akhir perjalanan untuk seseorang yang baru saja memulai miliknya.
Itu yang ada di kepala saya setiap kali saya menulis satu protokol.
Setiap Sabtu: tidak ada pekerjaan. Tidak ada konten. Tidak ada meeting. Tidak ada negosiasi.
Ini adalah Sabbath day saya — weekly rest yang bukan sekadar self-care, tapi praktik spiritual yang sudah berjalan jauh sebelum saya tahu istilah "recovery protocol." Dan secara biologis, ternyata ada yang benar di sana: recovery yang terjadwal dan tidak bisa diganggu gugat adalah satu-satunya jenis recovery yang benar-benar bekerja.
Saya tidak akan pernah merekomendasikan sesuatu yang tidak saya jalankan sendiri. Ini adalah salah satu buktinya.
Karya
Yang pertama membuktikan bahwa medical insight bisa menjangkau audiens luas. Yang kedua ditulis khusus untuk kamu.